Ads

27 Juni 2011

Kulit Apel Lebih Bermanfaat Daripada Buahnya

http://3.bp.blogspot.com/_COYf4t1Rlog/StzTq2f13RI/AAAAAAAAABQ/nwrLUVMP1Mo/s320/khasiat-buah-apel.jpg

Apel, siapa yang tak kenal buah ini. Buah yang memiliki nama latin Mulus domestica ini sudah berabad - abad lamanya dikenal pada peradaban manusia. Buahnya yang ranum, rasanya yang manis, dan dipercantik dengan tampilan kulitnya yang berwarna merah cerah, hijau dan ada juga yang berwarna kekuningan. Soal manfaat, tak perlu diragukan lagi. Kandungan boron dalam apel dapat membantu wanita mempertahankan kadar estrogen pada saat menopouse (menurut hasil penelitian US Apple Assosiation tahun 1992).

Kandungan zat gizi dalam sajian 100 gr buah apel antara lain 58 kkal energi, 4 gr lemak, 3 gr protein, 14,9 gr karbohidrat, 900 IU vitamin A, 7 mg Thiamin (vitamin B1), 2 mg niacin, 5 mg vitamin C, 6 mg kalsium, 3 mg zat besi, 10 mg fosfor dan 130 mg potassium.

Menurut Institut Kanker Nasional Amerika Serikat, apel mengandung flavonoid paling banyak jika dibandingkan dengan buah - buahan yang lain. Zat ini mampu menurunkan resiko terkena penyakit kanker paru - paru sampai dengan 50%. Belum lagi kandungan fitokimia dalam buah apel yang berfungsi sebagai antioksidan yang melawan kolesterol jahat (LDL = Low density Lipoprotein), yang potensial menyumbat pembuluh darah. Antioksidan dapat mencegah kerusakan sel-sel atau jaringan pembuluh darah. Pada saat yang bersamaan, antioksidan akan meningkatkan kolesterol baik (HDL = High Density Lipoprotein) yang bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung dan pembuluh darah.

Kemampuan apel sebagai pencegah penyakit juga terdapat pada kandungan karoten dan pektinnya. Karoten memiliki aktifitas sebagai vitamin A dan juga antioksidan yang berguna untuk menangkal serangan radikal bebas penyebab berbagai penyakit degeneratif seperti kanker dan diabetes. Pektin juga dikenal sebagai antikolesterol karena dapat mengikat asam empedu yang merupakan hasil akhir metabolisme kolesterol. Makin banyak asam empedu yang berikatan dengan pektin dan terbuang ke luar tubuh maka makin banyak kolesterol yang termetabolisme.

Tapi apakah teman - teman terbiasa membuang kulit apel sebelum memakannya? Jika iya, mulai sekarang hentikan kebiasaan tersebut. Karena kulit apel memiliki khasiat yang tak kalah mengagumkan dibandingkan buahnya.

Menurut penelitian para ahli dari Cornell University Amerika Serikat, hanya apel satu - satunya buah yang mengandung quercetin. Quercetin membuat kulit apel memiliki aktifitas antioksidan dan bioaktifitas lebih tinggi bila dibandingkan dengan buah apel. Vitamin C yang terdapat pada daging buah apel hanya mempunyai aktifitas antioksidan 1, sementara quecertin mempunyai aktifitas antioksidan 4,7 kali. Berdasarkan hasil analisa dari kulit apel jenis red delicious, para ahli menyimpulkan bahwa troterpenoid yaitu sejenis molekul larut lemak yang secara alamiah terdapat dalam kulit apel, memiliki fungsi sebagai antikanker. Di antaranya dapat menghambat pertumbuuhan kanker usus sebesar 43 persen, dan kanker paru - paru.

Saya mengutip salah satu istilah “One apple a day keeps the doctor away”, sepertinya istilah itu memang patut di praktekkan. Sebuah penelitian baru di Polandia (dalam European Journal of Cancer Prevention) mengungkapkan bahwa makan apel setiap hari secara teratur dapat mengurangi resiko berkembangnya kanker kolorektal (kanker rektum / saluran cerna).

Sebagian orang memilih mengupas kulit apel karena adanya lapisan lilin yang melekat pada kulit apel. Lapisan lilin bertujuan untuk menghambat laju proses pembusukan. Untuk menghilangkan lapisan lilin yang bisanya melekat pada kulit apel dapat dilakukan dengan mencelupkan apel ke dalam air hangat agar lapisan lilinnya mencair, kemudian digosok hingga bersih dan kering.

Selektif dalam memilih apel pun perlu, karena saat ini banyak buah dan sayuran yang terpapar pestisida. Selamat memilih Apel, dan mengkonsumsinya tanpa mengupas kulitnya.

Sumber

Toko Permen Terluas Di Dunia





Lagi-lagi Dubai menarik dunia dengan membuat toko permen terluas di dunia yg dinamai candylicious. Luas toko tersebut mencapai 10.000 kaki! Canopy'a adalah lollipops yang besar-besar! dan tersedia juga "pick and mix" dinding (yang juga terbesar di dunia), jadi kita bisa ambil permen-permen yang ada di dinding dengan warna yang kita suka! Juga permen M&Ms yg bikin orang nostalgia dengan permen yg booming di era 80-an!

Konsep Candylicious sendiri adalah fantasi, joy and memori masa kecil yang tak tergantikan, digabungkan konsep toko permen dengan imajinasi termaju di dunia!














Pertarungan di Alam Liar

Pernah lihat hewan bertarung ? Kalau pernah tapi cuma di kebun binatang, akan sangat berbeda bila hal tersebut terjadi di kehidupan liar (wildlife). Dalam lingkungan buatan manusia, hewan sulit menunjukkan insting mereka yang sesungguhnya, bagaimana mereka saling bertarung satu sama lain, sampai mati.

Pertarungan Antar Sesama

Saat makhluk besar di hutan liar saling bunuh, katakanlah dua gajah dewasa, yang terjadi sungguh luar biasa - tanah serasa bergetar! Atau apa yang terjadi jika sepasang harimau atau singa liar bertarung? Hewan-hewan lain di dekatnyapun akan menyingkir cepat-cepat. Yang menarik adalah gaya bertarung mereka berbeda satu sama lainnya. Burung elang dan beruang kutub juga bisa saling bunuh, tentunya dengan gaya mereka sendiri.


Musuh-musuh Tradisional
Ada banyak hewan di alam liar yang merupakan musuh tradisional satu sama lainnya. Menyaksikan mereka bertarung satu sama lain di alam liar merupakan satu hal yang berbeda. Pernah lihat musang bertarung hidup mati melawan ular? Atau seekor singa versus hyena?

Kekuatan Berhimpun
Banyak hewan liar berburu secara berkelompok. Tujuannya adalah untuk menaklukkan hewan lainnya, baik yang merupakan ancaman maupun memang mangsanya, dan yang sosoknya jauh lebih besar. Sekelompok singa mampu menundukkan seekor gajah untuk dijadikan persediaan makanan selama beberapa hari. Dan sekelompok kuda nil bisa membunuh seekor alligator yang merupakan kompetitornya dalam mencari makan. Sekelompok serigala akan lebih mudah mejatuhkan rusa buruannya.

Kombinasi Aneh
Tidak hanya manusia, hewan-hewan di alam liar bisa saling bertarung, dalam kombinasi yang aneh dan tidak biasa. Alligator versus phyton, banteng lawan anjing, leopard saling bunuh melawan alligator, singa berhadapan dengan harimau, ular yang memaksa kanguru bertekuk lutut, dan alligator yang beringas menaklukkan ikan hiu, bahkan yang lucu angsa melawan rusa. Dalam kehidupan liar, semuanya dalam rangka survival of the fittest.

Makan untuk Keberanian
Kita mungkin tidak menyadarinya, tapi hewan liar berani memburu hewan lainnya yang jauh lebih besar dari ukurannya sendiri. Hewan ini lebih hati-hati menghadapi lawannya, biasanya dengan kejutan. Pertarungan antara kuda nil dengan seekor gajah merupakan suatu hal yang luar biasa. Kuda nil kadang juga memangsa herbivora-herbivora seperti bison dan kawanan hewan lainnya.

Kreasi Keren dari Botol Susu










Ketika Binaragawati Menjadi Tua

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...