Ads

29 Januari 2011

9 Bahan Produk Kecantikan Yang Membahayakan Kulit

Bagikan:



Pernahkah anda memakai produk kecantikan baru dan tiba-tiba saja muncul kemerahan dan gatal pada area kulit yang terkena? Atau mungkin anda alergi terhadap produk kecantikan tertentu? Mungkin sembilan bahan inilah yang menjadi biang kerok munculnya masalah tersebut.

Apa saja kesembilan bahan tersebut?

Phthalates.

Bahan ini juga dikenal dengan DBP atau di-n-butyl phthalate. Phthalates ini sering terdapat pada pemulas kuku, bahan ini tidak hanya bersifat karsinogen tetapi juga bisa menimbulkan cacat janin dan reaksi alergi dan dermatitis pada kulit. Saat anda sedang membeli produk pemulas kuku atau produk kecantikan berbahan cair, pastikan tidak ada phthalets pada komposisi bahannya.

Shea butter

Bahan ini mungkin tidak berbahaya, tetapi pada orang yang alergi pada kacang-kacangan, bahan ini bisa menimbulkan reaksi alergi yang hebat.

Triclosan.

Triclosan terkenal sebagai antibakteri yang sering digunakan dalam berbagai produk sabun mandi dan sabur cuci tangan. Biasanya tidak membahayakan bagi kulit. Tapi bila timbul reaksi merah, gatal, dan terkelupas setelah memakai produk sabun berbahan ini, maka sebaiknya anda mengganti produk sabun anda dengan yang tidak berbahan triclosan ini.

Balsam peru

Wewangian adalah salah penyebab terbesar timbulnya dermatitis kontak (radang kulit akibat kontak dengan zat tertentu) dan balsam peru terbukti sebagai salah satu bahan wewangian yang menimbulkan penyakit ini. Memang pilihan terbaik adalah menghindari pemakaian produk wewangian apapun, tapi bila terdesak pilihlah produk kecantikan yang tanpa pewangi/aroma tambahan.

Formaldehida.

Bahan pengawet ini sebenarnya dilarang untuk digunakan pada produk kecantikan apapun. Walaupun demikian harus tetap waspada karena bisa juga diganti dengan bahan lain yang berefek sama dengan formaldehida yaitu imidazolidinyl urea atau quaternium 15. Jika anda menemukan salah satu dari ketiga nama ini di bahan komposisi untuk produk kulit, rambut dan kuku, tinggalkan saja produk tersebut dan belilah yang lain.

Parabens

Mungkin sulit mencari produk kecantikan yang tidak mengandung parabens, karena bahan ini murah dan stabil sebagai bahan pengawet kecantikan. Tapi bila timbul reaksi kulit setelah memakai produk kecantikan berbahan parabens, maka gantilah dengan produk lain. Parabens juga dikenal dengan nama lain yaitu methyl, propyl, and benzyl hydroxybenzoate.

Asam

Asam dalam kadar tertentu tidak akan menimbulkan masalah apapun. Tapi bila anda termasuk berkulit sensitive, maka bisa timbul rasa gatal, lepuh dan kulit terkelupas akibat asam ini. Dalam produk kecantikan, jenis asam yang sering digunakan adalah azelaic acid, alpha hydroxyl acid/asam alfa hidroksil, benzoic acid/asam benzoat, lactic acid/asam laktat, dan sorbic acid/asam sorbat.

Paraphenylenediamine (PPD)

PPD sering dtemukan pada produk pewarna rambut permanen. Reaksi yang muncul berupa bercak kemerahan tidak hanya di kulit kepala tetapi juga di kulit sekeliling garis tepi rambut. Jika anda akan memilih produk pewarna rambut, maka pastikanlah tidak ada bahan ini di komposisinya.

Retinoid

Retinoid atau asam retinoid adalah bahan yang paling sering digunakan dalam krim anti penuaan atau produk perawatan untuk kulit berjerawat. Retinoid membuat kulit sensitive terhadap sinar matahari dan menjadi kemerahan. Selain itu retinoid bisa menimbulkan kecacatan janin bila digunakan selama kehamilan. Gunakanlah produk retinoid pada malam hari dan hanya selama 15 menit saja lalu segeralah mencuci muka dengan pembersih agar kulit terhindar dari efek sampingnya dan hindarilah pemakaiannya selama kehamilan.

Produk kecantikan mungkin sudah menjadi bagian hidup kita sehari-hari,dan tidak terbatas untuk kaum wanita tapi juga untuk kaum pria dan anak-anak. Produk kecantikan juga tidak hanya untuk wajah saja tapi juga seluruh produk untuk kulit, kuku dan rambut. Karena itu mulai sekarang lihatlah komposisi bahan dasar pembuatnya sebelum membeli suatu produk kecantikan agar terhindar dari sembilan bahan berbahaya ini.


0 comments:

Berikan Komentar Anda:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...