Ads

24 Januari 2011

Ponsel berbunyi di perut buaya

Bagikan:


Ponsel berbunyi di perut buaya
Seekor buaya di Kebun Binatang di Dnipropetrovsk, Ukraina, menelan ponsel milik salah seorang pengunjung. Buaya itu menunjukkan tanda-tanda kesakitan.

Gena, buaya berumur 14 tahun tersebut, menelan ponsel yang terjatuh ketika pemiliknya hendak mengambil foto. "Saya ingin membuat foto yang dramatis, tapi gagal," kata Rimma Golovko, pemilik ponsel. Golovko melihat Gena sedang membuka mulut. Ia lalu menjulurkan tangan sambil memegang ponsel ke arah mulut. Ponsel itu terselip dan terjatuh.

Awalnya, para pekerja di kebun binatang tidak memercayai Golovko. "Tetapi ketika ponsel itu berbunyi di perut Gena, kami yakin laporannya tidak bohong," kata Alexandra, seorang pekerja di kebun binatang itu.

Sejak menelan ponsel, Gena menolak makanan dan bertingkah laku aneh dan lesu. Ia juga tampak tidak pernah bermain lagi dengan ketiga buaya lain, padahal ia adalah pemimpin di grup itu. "Ia bergerak sangat sedikit, berenang lebih sedikit daripada biasanya," jelas Alexandria.

Dokter mencoba memancing nafsu makan Gena dengan memberinya burung hidup, bukan daging babi atau sapi yang biasa diterimanya. Burung itu sudah diberi vitamin dan pencahar. Tapi, Gena tidak memakannya.

Oleksandr Shushlenko, kepala dokter hewan Dnipropetrovsk, mengatakan akan memindai Gena dengan sinar-X kalau masih tidak mau makan sampai minggu depan. Ia juga mengatakan kalau operasi bedah akan jadi jalan terakhir karena reptil butuh waktu tiga minggu untuk sembuh dari luka jahit.

Buaya dapat mencerna makanan besar. Metode sistem pencernaannya memungkinkan buaya mencerna makanan yang berukuran 23 persen dari berat tubuh buaya, termasuk tulang dan lainnya.

Rahasia kemampuan buaya itu terletak pada katup jantung yang dapat dikontrol lewat saraf buaya. Katup itu memungkinkan darah langsung mengalir langsung ke perut lewat batang nadi khusus, membuat mereka mampu mengeluarkan asam lambung 10 kali lebih cepat daripada hewan lain. (Sumber: AP, LiveScience)


0 comments:

Berikan Komentar Anda:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...