Cara Baru Mencegah TBC

VIVAnews - Inovasi baru diperlukan agar semakin meningkatkan kewaspadaan dan menurunkan jumlah kesakitan dan kematian akibat tuberkolosis.

Dalam pembukaan hari Tuberkolosis ke-24 sedunia, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengatakan inovasi penanganan tuberkolosis dengan segera ada aksi jika ada kejadian. "Kami bermitra dengan berbagai sektor untuk menurunkan angka kesakitan tuberkolosis," katanya pada peringatan Hari Tuberkolosis ke-24 di Balai Kartini Jakarta, Rabu 24 Maret 2010.

Endang menyebutkan, angka kematian dan kesakitan tuberkolosis makin menurun dari tahun ke tahun. Pada 1990, angka kesakitan tuberkolosis mencapai 443 per 100 ribu penduduk dan menurun menjadi 244 per 100 ribu penduduk pada 2009. Sementara kasus kematian tuberkolosis pada 2009 sebanyak 91.368 orang atau 39 per 100 ribu penduduk. Adapun target MDG s (Millenium Development Goals atau Tujuan Pembangunan Millenium) pada 2015 adalah menurunkan angka kesakitan tuberkolosis hingga 222 per 100 ribu penduduk.

Pada 2009, Kementerian Kesehatan mencatat terdapat 70 kasus, 90 persen terobati sehingga menurunkan angka kematian. Saya optimis bisa mencapai target yang ditetapkan dunia, ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat yang membuka peringatan Hari TB mengatakan Hari TB merupakan momentum untuk meningkatkan komitmen pemerintah melaksanakan berbagai langkah kongkret menekan angka kematian. 2010 adalah tahun pertengahan mencapai MDG s. Salah satu indikatornya menurunnya angka kematian dan kesakitan TB, katanya.

Comments